-->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Menjadi Pemimpin Yang Di Segani Tanpa Harus Ditakuti Bawahan Di Tempat Kerja

Ada dua tipe atasan di tempat kerja: atasan yang menjadi pemimpin atau sekedar bos. Menjadi atasan yang bossy sangatlah mudah, Anda tinggal memperlakukan bawahan Anda semau Anda. Tapi percayalah, Anda tidak akan bahagia di tempat kerja karena Anda akan dibenci oleh bawahan Anda. Menjadi atasan yang memimpin atau leader adalah kunci menjadi pemimpin yang baik dan sukses. 


Tips Menjadi Pemimpin yang Baik di Tempat Kerja Supaya Di Segani Tanpa Harus Di Takuti Oleh Bawahan

 

Seorang pemimpin yang baik adalah ketika seseorang yang menjadi contoh bagi orang lain, yang tidak dengan sesuka hati menyuruh bawahan, bahkan mengambil keputusan sendiri tanpa diskusi dengan bawahan. Menjadi seorang pemimpin, bukan bos, memang membutuhkan proses yang panjang dan rumit. Namun, apabila Anda memiliki kemauan, Anda bisa menjadi pemimpin yang dikagumi oleh para bawahan Anda. Yuk simak beberapa tips berikut. 


  • Disiplin Datang Tepat Waktu 

Waktu adalah uang, konon katanya. Ketika Anda dapat menghargai waktu, Anda akan dapat mengatur waktu Anda dengan sebaik mungkin. Contohnya jam masuk kantor. Dengan disiplin datang tepat waktu, Anda secara otomatis menjadi panutan bagi bawahan Anda. Tidak perlu meminta bahkan menyuruh mereka datang tepat waktu. Dengan Anda terlebih dulu memberi contoh, mereka akan segan untuk datang terlambat. Disiplin waktu akan membuat hal-hal lain ikut menjadi teratur, seperti jam meeting, jam istirahat makan siang, dan jam pulang kantor. 


  • Bersikap Tegas dan Konsisten dengan Aturan 

Menjadi pemimpin yang mengayomi karyawannya bukan berarti tidak memiliki sikap tegas. Bersikap tegas dalam memimpin sangat diperlukan sebagai cara untuk menunjukkan kepada bawahan bahwa Anda adalah orang yang bertanggung jawab dan berprinsip. Ketika Anda tegas, Anda juga mampu menjaga konsistensi Anda dalam menaati aturan. Aturan di suatu tempat kerja sangatlah penting. Sebagai pemimpin yang baik, Anda harus bisa konsisten dengan aturan yang telah dibuat dan tentu saja menaatinya. Bila Anda tidak konsisten dan selalu mengubah aturan, jangan heran apabila bawahan Anda tidak respek dengan Anda.  


  • Bersikap Adil 

Banyak yang mungkin bingung dengan cara bersikap adil. Cara paling sederhana adalah dengan menjadi orang yang tidak diskriminasi dan membeda-bedakan. Hindari berperilaku baik hanya dengan karyawan tetap atau karyawan yang lebih Anda kenal dan berperilaku seenaknya dengan karyawan kontrak atau karyawan yang tidak sepemikiran dengan Anda. 


  • Mampu Berkomunikasi dan Berkoordinasi 

Kemampuan komunikasi yang dimaksud di sini tentunya tidak hanya sekedar bisa mengajak ngobrol dengan bawahan. Ketika Anda dapat legowo menerima masukan dari sesama manager atau bawahan dan tahu cara menyampaikan masukan yang baik kepada orang lain, berarti Anda mampu berkomunikasi dengan baik. Kemampuan berkoordinasi juga sangat penting dalam kerja sama tim. Alih-alih menyuruh orang lain bekerja dan Anda tidak melakukan apapun, pemimpin yang baik haruslah berkoordinasi siapa mengerjakan apa dan Anda tidak lepas tangan begitu saja. Ketika Anda berhasil memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi, Anda akan disukai oleh rekan kerja dan bawahan Anda. 


  • Berikan Apresiasi (Reward) 

Untuk menjaga kualitas kerja agar terus optimal, apresiasi dari atasan akan sangat berarti bagi sesama rekan kerja dan bawahan. Apresiasi layak diberikan bagi karyawan yang selalu bekerja dengan optimal dan mencapai target perusahaan. Apresiasi akan menjadi berarti diberikan tepat sasaran. Tentunya tidak semua karyawan di suatu tempat kerja memiliki performa yang sama. Jadi, bagi mereka yang terus memberikan yang terbaik, baik dari proses hingga hasil, berikan reward sebagai suatu tanda terima kasih dari Anda sebagai pemimpin. Dengan demikian, mereka akan terus merasa senang berada dalam tim Anda. 


Pemimpin / Bos Harus Friendly Dengan Bahawan ,agar bawahan senang oleh atasan yang mudah bergaul dan tidak pandang bulu,, kita itu di ciptakan oleh tuhan sama, hanya jabatan yang membedakan, jadi jangan jadikan jabatan membuat dirimu jadi penguasa semaunya atau merubah perilaku baik mu menjadi buruk, jadikanlah pemimpinanmu sebuah contoh baik bagi bawahan.